20 Jenis tanaman AIR untuk aquascape dan aquarium
Jika Anda pernah memiliki akuarium air tawar, maka Anda pasti tahu betapa indahnya akuarium yang diisi banyak tanaman air asli, bukan tanaman plastik. Jangan salah, tanaman plastik juga memiliki penggemar tersendiri, tetapi tidak ada yang bisa mengalahkan tampilan akuarium air tawar yang dipenuhi tanaman air hidup yang sehat. Dalam artikel ini, kami akan mengulas 21 spesies tanaman akuarium populer yang sempurna untuk akuarium rumah.
1.
Moneywort

Moneywort, juga dikenal sebagai Brahmi di kalangan herbalis,
adalah tanaman akuarium yang mudah tumbuh sempurna untuk akuarium rumah air
tawar. Warnanya hijau terang dan hampir limau dalam kondisi pencahayaan yang
tepat, membuatnya menjadi tanaman yang menarik untuk akuarium apa pun. Mereka
amfibi dan bisa tumbuh sebagian atau seluruhnya tenggelam dalam air.
Moneywort rata-rata tumbuh hingga 30 cm, tetapi dalam
kondisi yang tepat mereka dapat tumbuh lebih tinggi. Tanaman ini sering
terlihat tumbuh secara horizontal sampai mencapai permukaan air. Jika dibiarkan
tidak terpotong, mereka akan memanjangkan cabangnya keluar dari air. Moneywort
biasa digunakan di akuarium dan vivarium berkat kemampuannya untuk tumbuh baik
di dalam air maupun di atas permukaan air.
Moneywort bisa rentan terhadap fluktuasi suhu air dan dapat dengan cepat
memburuk kondisinya jika suhu air tidak stabil.
2.
Hornwort

Hornwort adalah salah satu tanaman akuarium termudah untuk
tumbuh dan dapat tumbuh mengambang atau berakar di substrat akuarium. Tanaman
akuarium ini sangat kuat, cepat tumbuh, dan di alam liar mereka invasif karena
diketahui bisa mengambil alih dan mendominasi vegetasi sungai. Hornwort telah
menjadi masalah di tempat-tempat seperti Selandia Baru di mana populasinya
melampaui spesies tanaman asli.
Tanaman ini tumbuh cepat dan menyediakan area yang
lebat/padat untuk ikan untuk melarikan diri dan bersembunyi di antaranya.
Hornwort seringkali menggugurkan daunnya yang dapat menjadi makanan untuk
beberapa jenis ikan. Jika perontokannya terlalu berlebihan, Anda cukup membuang
sisa daun yang mengambang di permukaan dengan saringan halus.
Hornwort adalah tanaman yang cantik; warnanya hijau tua,
meskipun dedaunan hijau muda bisa muncul di perairan yang lebih hangat.
Hornwort sangat direkomendasikan untuk pemula karena kuat dan mudah tumbuh.
3. Rotala rotundifolia

Jika
Anda ingin menambahkan percikan warna ke dalam akuarium Anda, Anda cukup
menambahkan beberapa tanaman Rotala rotundifolia.
Rotala rotundifolia berasal dari Asia Tenggara dengan batang sepanjang
15-30 cm serta daun panjang dan sempit. Spesies rotala ini mudah tumbuh dan
bisa jadi tanaman yang sempurna untuk sebagian besar akuarium rumahan, meskipun
mereka membutuhkan cahaya yang baik untuk menghasilkan daun merah.
Sayangnya, beberapa ikan suka memakan tanaman ini, jadi jika Anda memiliki ikan
pemakan tumbuhan yang lebih besar tanaman ini mungkin tidak akan bertahan lama.
Namun di akuarium komunitas dengan pilihan ikan tropis kecil yang damai, Rotala rotundifolia akan menjadi tambahan yang
bagus.
Rotala rotundifolia menumbuhkan tunas samping dan membentuk tanaman padat
dan bersemak. Ini dapat menyebabkan masalah dalam pencahayaan rendah karena
sulit bagi cahaya untuk mencapai daun bawah, sehingga tanaman harus sering dipangkas.
4. Pygmy Chain Sword
(daun sempit)

Jika Anda mencari tanaman untuk latar depan akuarium Anda,
ini dia pilihannya. Di bawah kondisi pencahayaan yang tepat, pygmy chain sword
dapat membentuk karpet hijau muda yang indah yang akan tumbuh dan menyebar
dengan cepat. Tanaman ini bisa menahan suhu dari 18 hingga 26 derajat Celsius,
tetapi akan tumbuh lebih baik jika berakar di substrat tanah karena mereka
membutuhkan banyak nutrisi untuk berkembang.
Stolon yang tumbuh dari tanaman dewasa yang sehat akan
tumbuh di bagian bawah akuarium. Ketika tanaman masih muda -sekitar setengah
ukuran tanaman yang sudah dewasa- Anda dapat membagi akarnya agar dapat tumbuh
terpisah satu sama lain. Ini adalah cara tercepat agar tanaman ini tumbuh lebih
banyak dan membentuk karpet di latar depan akuarium Anda.
Pygmy chain sword juga dapat menghasilkan benih yang dapat
digunakan untuk mengolah tanaman baru dan digunakan untuk perbanyakan.
5. Hygrophila polysperma

Ini
adalah salah satu tanaman akuarium favorit aquascaper. Hygrophila polysperma terlihat sangat halus,
tetapi sebenarnya sangat kuat dan mudah tumbuh. Mereka juga umum dijual di
sebagian besar toko akuarium dan sangat direkomendasikan untuk pemula.
Tanaman akuarium ini sangat mudah tumbuh sehingga perlu
sering dipangkas agar tidak menghalangi dan menyalip pertumbuhan tanaman lain.
Cukup cubit dan putuskan batangnya untuk memangkas.
Hygrophila polysperma sangat bervariasi bentuk dan warna daunnya, tergantung
pada tingkat pencahayaan yang didapatkannya. Ini adalah tanaman yang sempurna
untuk sebagian besar akuarium ikan tropis. Bahkan dedaunan yang gugur dan
mengapung di permukaan akan mulai tumbuh jika tidak diambil.
6. Cryptocoryne wendtii

Cryptocoryne wendtii adalah tanaman akuarium latar depan yang sempurna
untuk akuarium dengan air yang sedikit lebih keras, tetapi akan tumbuh di
sebagian besar kondisi air akuarium. Menyajikan daun hijau yang indah setinggi
10-15 cm dengan roset selebar 8-15 cm. Tanaman ini juga tersedia dalam warna
coklat tergantung pada kondisi pencahayaan. Bahkan, ada beberapa varietas
sendiri.
Awalnya tanaman ini asli Sri Lanka di mana mereka biasanya
ditemukan di sungai dan tumbuh di daerah teduh. telah menjadi spesies invasif
di Florida dalam beberapa tahun terakhir yang merupakan bukti sifat tahan
bantingnya dan kemampuannya untuk tumbuh dalam berbagai kondisi air.
Untuk memperbanyak tanaman akuatik ini, Anda dapat
memisahkan dan membagi akarnya dan menanamnya kembali di area yang berbeda dari
akuarium. Akar akan dengan cepat menempel dan tumbuh. Itu adalah salah satu
cara termudah bagi Cryptocorynes untuk tumbuh dan menyebar.
7.
Anubia nana

Jika
yang Anda cari adalah tanaman yang bisa menempel pada batu dan kayu apung, Anubias nana mungkin yang cocok untuk Anda.
Tanaman hijau tua berdaun gelap ini akan menempel pada batu atau kayu yang Anda
letakkan di dekat atau di atasnya.
Anubias nana tumbuh dengan mudah -sebagian atau seluruhnya
tenggelam- namun rimpangnya harus berada di atas substrat akuarium atau melekat
pada batu atau kayu. Anubias nana akan
tumbuh dalam kisaran suhu yang bisa ditemukan di sebagian besar akuarium tropis
rumahan, 22-28 derajat Celsius. Perbanyakannya mudah dengan membagi rimpang
atau memisahkan tunas samping.
Daunnya memiliki penampilan gelap yang tebal dan sangat kuat
yang dapat menahan ikan yang suka menempel pada daun seperti plecostomus, ikan
pemakan ganggang, atau bahkan ikan yang suka makan daun tanaman. Anda harus
mengangkat daun yang terlepas atau mati dari akuarium Anda dengan cepat. Mereka
dapat segera membusuk dan jika tersedot ke filter dapat menyebabkan kekacauan.
8.
Java Fern

Java fern adalah tanaman akuarium lain yang sempurna untuk
ditempelkan pada batu dan kayu. Ini adalah tanaman yang relatif lambat
pertumbuhannya, tetapi setelah ditanam akan tumbuh dengan baik. Tanaman ini
asli dari bagian Asia Tenggara dan pertama kali dideskripsikan oleh ahli botani
Belanda-Jerman bernama Karl Ludwig Blume pada tahun 1833.
Jawa fern biasanya tumbuh di sepanjang tepi sungai dan
aliran perairan tawar di Thailand, Malaysia, India, dan China. Tanaman ini
menghasilkan tunas pada daun yang dapat tumbuh menjadi tanaman baru. Pangkalnya
memiliki struktur seperti ranting tebal yang perlu berada di atas substrat,
idealnya menempel pada batu atau kayu. Jika bagian tanaman ini tenggelam di
bawah kerikil, dia akan membusuk dan mati.
Java fern sangat cocok untuk menciptakan setup sungai Amazon
dan sering digunakan dalam akuarium cichlid dengan banyak kayu apung dan batu.
Sebagian besar ikan tidak akan memakan Java fern. Jadi begitu menempel pada
batu atau kayu apung, tanaman ini memiliki peluang bagus untuk bertahan hidup
dan akan tumbuh bahkan dalam kondisi pencahayaan rendah.
9.
Amazon Sword

Siapa pun yang pernah merawat akuarium ikan tropis mungkin
juga pernah menanam Amazon sword. Saat ini, Amazon sword masih menjadi salah
satu tanaman akuatik yang paling umum dijual. Tanaman ini berasal dari lembah
Sungai Amazon yang sangat beragam dan indah dan mendapatkan nama umumnya dari
dedaunannya yang tampak seperti pisau.
Amazon sword sering digunakan sebagai latar belakang
akuarium aquascape dan dapat tumbuh hingga 40-45 cm yang sebagian besar terdiri
atas daun. Tanaman yang mudah tumbuh ini sangat cocok untuk sebagian besar
akuarium berkat ketahanannya terhadap suhu air dan kualitas air akuarium.
Amazon sword tidak mahal dan tersedia di sebagian besar toko
aquascape, jadi tidak heran tanaman ini begitu populer. Batang bawahnya
(rimpang) dapat tumbuh besar dan menembus jauh ke dalam substrat, yang dapat
menyebabkan masalah jika Anda menggunakan filter undergravel. Daunnya berwarna
terang dan menyebar luas mencapai bagian atas sebagian besar akuarium.
Amazon sword bisa tumbuh di sebagian besar lingkungan dan
suplemen seperti pupuk tidak terlalu dibutuhkan untuk membuat tanaman ini
berkembang.
10.
Java Moss

Tanaman lain yang sangat cocok untuk tumbuh di atas batu dan
kayu apung adalah Java moss. Ini adalah tanaman asli Asia Tenggara, tepatnya
dari Jawa (dan Indonesia), Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Vietnam. Java
moss dapat ditemukan menempel pada batu dan kayu di atas dan di bawah permukaan
air setempat.
Daun berbentuk oval memanjang dan berwarna hijau cerah dari
jenis lumut Jawa yang terendam jauh lebih kecil daripada yang tumbuh di darat.
Tumbuhan akuatik ini paling cocok untuk suhu akuarium antara 21 hingga 24
°Celsius, tetapi dapat hidup dalam suhu setinggi 29 hingga 32 °C. Di akuarium,
Java moss dapat dengan cepat memberikan efek karpet yang luar biasa pada kayu
dan substrat berpasir di sebagian besar akuarium rumahan.
Java moss tidak hanya terlihat menarik dan dapat menambah
dimensi berbeda untuk tampilan dan nuansa akuarium Anda, tetapi juga dapat
bermanfaat bagi ikan Anda. Tanaman ini dapat menyediakan makanan untuk burayak
yang baru menetas, yang dapat sulit untuk diberi makan, dan juga menyediakan
tempat tinggal bagi ikan dan udang yang lebih kecil. Java moss yang mengambang
di permukaan akuarium bisa membantu memberikan keselamatan dan keamanan pada
burayak dari ancaman predator.
11.
Water Lettuce

Berjalanlah ke taman apa pun dan Anda mungkin akan menemukan
water lettuce alias selada air. Tanaman ini merupakan tanaman permukaan yang
sempurna untuk memberikan warna, perlindungan, dan naungan untuk banyak kolam
dan akuarium.
Sering disebut water cabbage atau Nile cabbage, water
lettuce lebih cocok untuk kolam dan akuarium ikan air dingin daripada akuarium
tropis. Tanaman ini dapat tumbuh antara 20-25 cm, tetapi biasanya lebih kecil
jika ditanam di akuarium rumah. Water lettuce tumbuh mengambang di permukaan
air dan daunnya membentuk roset, dengan akar padat dan terendam di bawahnya.
Ini adalah tanaman yang indah, tetapi ada tanaman terapung
lain yang lebih cocok untuk akuarium ikan rumahan. Water lettuce paling baik
digunakan untuk kolam outdoor. Mereka cocok dengan sebagian besar ikan tropis,
meskipun ikan yang lebih besar memiliki kecenderungan untuk memakan akarnya
yang akan dengan cepat membunuh tanaman. Akuarium rumahan yang mengandung ikan
mas atau koi atau ikan herbivora besar lainnya harus dihindari karena mereka
cenderung memakan akarnya dan bahkan tanaman itu sendiri.
12. Vallisneria spiralis

Daun
pendeknya membuat tanaman ini cocok untuk akuarium kecil; daunnya juga cukup
tipis sehingga tidak terlihat ‘menenggelamkan’ tanaman yang lebih kecil. Vallisneria spiralis adalah salah satu tanaman
termudah untuk diperbanyak di akuarium rumah melalui stolon.
Menanam Vallisneria bisa sedikit rumit sampai akarnya
benar-benar mencengkeram substrat Anda. Tanaman ini memiliki kebiasaan melayang
ke permukaan sampai akarnya bertahan di substrat akuarium Anda, yang biasanya
memakan waktu sekitar 5-7 hari. Dianjurkan untuk tidak menanam Vallisneria Anda
terlalu dalam. Jika Anda mengubur bagian yang ringan di bagian bawah daun, yang
dikenal sebagai mahkota, tanaman ini kemungkinan akan mati setelah beberapa
saat.
Vallisneria spiralis digunakan terutama sebagai tanaman latar belakang
berkat kemampuannya untuk tumbuh sangat panjang dan ke atas akuarium. Dari
sana, daunnya akan terus tumbuh dan melayang di permukaan. Dengan banyak
gerakan air, mereka akan terlihat luar biasa seperti efek sungai Amazon.
13. Cryptocoryne balansae

Tanaman
akuarium lain yang sangat populer untuk latar depan akuarium adalah Cryptocoryne balansae. Tanaman yang tampak cantik
dengan dedaunan berpola hijau tipis ini bisa menjadi tambahan yang bagus untuk
akuarium apa pun.
Spesies ini berasal dari Thailand Selatan di mana mereka
mendiami sungai dan aliran yang deras dengan kandungan batu kapur yang tinggi.
Balansae tumbuh subur di lingkungan yang kaya akan nitrat, fosfat, besi, CO2,
dan kalsium.
Dengan
pencahayaan yang benar, Cryptocoryne balansae akan
menampilkan warna berbintik-bintik hijau dan beberapa juga akan berbunga bila
kondisi air dan pencahayaannya benar. Tanaman ini digunakan tidak hanya di
akuarium, tetapi juga di vivarium dan tanaman pajangan karena dapat ditanam di
luar air. Ketika tumbuh di luar air, daunnya menjadi lebih pendek, kurang
acak-acakan, dan sering membulat saat ditanam di tanah kering.
Penambahan CO2 dan pupuk tanaman akuarium yang kaya zat besi
akan sangat membantu tanaman ini berkembang karena mereka diketahui menderita
kekurangan zat besi. Ini tidak terlalu penting, jadi jangan ragu untuk mencoba
spesies tanaman akuarium ini.
14.
Elodea densa

Elodea densa mungkin dikenal sebagai tanaman air pengoksidasi yang
populer, yang sering dijual bersama ikan mas dan bowlnya serta akuarium kecil.
Dianggap sebagai tanaman kolam atau air dingin, Elodea densa sebenarnya
lebih cocok hidup di perairan yang hangat. Ini karena mereka sebenarnya berasal
dari Amerika Selatan yang beriklim hangat di Argentina tenggara, Brasil, dan
Uruguay.
Berkat
kemampuannya untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi air, Elodea densa sekarang dianggap sebagai spesies
invasif karena popularitasnya di akuarium rumah dan pelepasannya secara
sembarangan ke habitat non-aslinya. Di sungai dan kolam tertentu, mereka telah
sepenuhnya menyalip tanaman liar asli dan menurunkan populasi mereka.
Elodea densa dikenal karena kemampuannya untuk menambahkan oksigen
esensial ke dalam akuarium dan kolam, tetapi juga dapat membantu mencegah
ganggang karena menyerap sejumlah besar nutrisi dari air. Sampai hari ini, Elodea densa tetap menjadi tanaman akuarium dan
kolam paling populer dan laris di seluruh dunia. Murah, cepat tumbuh,
bermanfaat, dan berpenampilan menarik, tak heran bila tanaman ini menjadi
pilihan nomor satu bagi kebanyakan pemula.
15.
Red Ludwigia

Red Ludwigia adalah tanaman amfibi yang berarti dapat
ditanam sepenuhnya terendam dalam air akuarium atau sebagian sehingga cocok
untuk berbagai akuarium, vivarium, dan tanaman display. Jika diberi pencahayaan
yang tepat di akuarium rumah, daunnya akan menjadi merah dan hijau; jika
dipasang sebagian terendam, warnanya hijau terang.
Warna merahnya bahkan akan lebih cerah dan intens jika
kondisi pencahayaannya benar. Pencahayaan sedang hingga tinggi 2-4 watt per
galon sudah bagus. Jika ditanam dalam akuarium cahaya rendah, warnanya akan
pudar dan daunnya cenderung rontok dan membusuk.
Red Ludwigia akan menambah semarak warna dan memberikan
naungan yang bagus untuk ikan.
19. Tanaman Air Marimo Ball

Tak diragukan lagi tanaman air marimo ball salah satu jenis
tanaman akuarium yang paling unik di pasaran. Spesies ini ditemukan di danau
dan sungai di Jepang dan Eropa Utara. Namun, Koloni marimo ball telah menurun
di beberapa bagian Jepang dan Islandia. Salah satu sebabnya adalah tanaman ini
dipandang sebagai simbol keberuntungan di Timur jauh dan diambil untuk
diberikan sebagai hadiah.
Mereka sekarang dianggap sebagai kekayaan nasional. Marimo
ball juga ditemukan di beberapa bagian Eropa dan Islandia; mereka dianggap
terancam punah dan dilindungi di Jepang dan Islandia. Tanaman ini lebih suka
air dingin di bawah 25 °C dan hidup di dasar akuarium. Mereka membutuhkan air
bersih dan terfilter untuk tumbuh baik seperti tanaman lainnya.
Marimo ball dapat hidup selama bertahun-tahun jika dirawat
dengan baik. Mereka sangat kuat dan dapat menahan berbagai serangan dan gigitan
ikan dengan mudah. Tekstur berporinya juga memungkinkan tanaman ini untuk
bertindak sebagai filter, menghilangkan fosfat dan partikel dari akuarium.
Mereka berfotosintesis seperti tanaman lainnya. Jadi tidak hanya terlihat
terlihat luar biasa, tanaman ini juga sangat bermanfaat bagi ikan Anda.
17. Tanaman Air Duckweed

Tanaman terapung yang cantik dan halus ini sebenarnya lebih
keras dari yang Anda kira. Duckweed tumbuh cepat dan dapat memberikan
perlindungan penting bagi ikan muda dan ikan yang hidup di dekat permukaan.
Tanaman ini juga dapat bertindak sebagai tempat berkembang biak bagi spesies
ikan tertentu.
Ada pro dan kontra menanam tanaman ini di akuarium atau
kolam rumah. Mereka memiliki kemampuan untuk tumbuh dan menyebar dengan cepat
lalu mengambil alih akuarium atau kolam dalam beberapa minggu. Bahkan jumlah
yang sangat kecil yang dimasukkan ke dalam akuarium dapat sepenuhnya menutupi
permukaan akuarium dengan cepat. Jika dibiarkan menutupi permukaan air
sepenuhnya, itu dapat menyebabkan kekurangan oksigen.
Anda perlu membuang sebagian agar oksigen bisa masuk ke
akuarium dan gas-gas berbahaya bisa dilepaskan. Membuang duckweed tidak semudah
kelihatannya. Membuang sebagian besar dengan serokan halus itu mudah, namun
duckweed memiliki kebiasaan menjengkelkan untuk melekat pada semuanya dan masuk
ke dalam filter Anda.
Duckweed mampu menyerap sejumlah besar nutrisi dan beberapa
racun dari air di sekitarnya. Mereka membutuhkan habitat yang sangat tenang
dengan sedikit pergerakan permukaan air. Hal ini, ditambah fakta bahwa mereka
menghalangi oksigen masuk ke akuarium, membuat mereka hanya cocok untuk
akuarium tertentu.
Duckweed terlihat cantik dan bisa menambah aspek alami ke
akuarium mana pun. Tapi ingat, sekali Anda menambahkannya ke dalam tank, sangat
sulit untuk membuangnya.
18. Tanaman Air
Water Wisteria

Anda mungkin mencari tanaman hijau terang lebat yang bisa
memberikan kenyamanan dan perlindungan bagi ikan Anda sekaligus meningkatkan
kadar oksigen dalam air. Dan kalau bisa tanaman tersebut harus mudah tumbuh dan
murah. Maka Anda membutuhkan water wisteria.
Water wisteria dapat mencapai tinggi hingga 45-50 cm dan
lebar sekitar 25-28 cm. Ini adalah tanaman yang sangat kuat yang hanya
membutuhkan sedikit perhatian, tetapi dapat menghalangi banyak cahaya jika
dibiarkan tanpa pengawasan. Memangkas tanaman ini secara teratur perlu menjadi
bagian dari perawatan rutin Anda.
Water wisteria dijual di seluruh dunia sebagai salah satu
tanaman akuarium yang paling populer dan mudah. Beberapa aquarist mengaku telah
memelihara tanaman ini selama lebih dari 30 tahun. Jika Anda mencari tanaman
latar belakang yang bisa mencerahkan akuarium dan senantiasa terlihat luar
biasa, maka ini tanaman yang cocok untuk Anda.
19. Tanaman Air
African Water Fern

Dikenal
dengan banyak nama umum yang berbeda African water fern atau Bolbitis heudeloti juga dijual sebagai Congo fern
dan creeping fern. Tanaman ini ditemukan di wilayah Afrika di dasar sungai yang
melekat pada batu dan kayu, biasanya terendam sepenuhnya atau sebagian.
African water fern tumbuh subur di perairan tropis hangat
yang bergerak cepat. Ini adalah tanaman epifit yang berlabuh pada batu kasar
atau potongan kayu. Tanaman ini menggunakan akarnya untuk menempelkan dirinya
dengan kuat di perairan yang bergerak cepat.
Jangan mencoba menanam akarnya di bawah media karena akan
membusuk dan mati. Cukup tempelkan pada batu dan ikat dengan pita elastis atau
benang kapas sampai kuat. Ini biasanya membutuhkan waktu satu atau dua minggu.
Setelah sudah menempel sepenuhnya, Anda dapat membuang ikatannya jika perlu.
Tanaman ini adalah spesies yang kuat dan mudah tumbuh,
tetapi pertumbuhannya sangat lambat. Mereka tidak akan menyebar dengan cepat
atau menyesaki akuarium Anda dalam waktu singkat.
20. Tanaman Air Tiger Lotus

Tiger lotus adalah salah satu tanaman akuarium terbaik.
Tiger lotus biasanya dijual dalam bentuk umbi/bulb. Tanaman ini memiliki dua
model struktur daun, yang pertama adalah daun yang sepenuhnya tenggelam yang
terlihat seperti bunga lili. Model kedua adalah daun yang mengapung di
permukaan air.
Aquarist sering membuang beberapa daun yang mengambang
karena dapat menghalangi banyak cahaya dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman
lain. Tapi ‘kekurangan’ itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan
kecantikannya.
Saat membeli umbi tiger lotus, Anda perlu memeriksa
kualitasnya. Umbi yang bagus adalah bila ditekan terasa kuat. Jika umbi licin
dan lembek, maka itu sudah busuk dan mati. Saat menanam umbi di akuarium, cukup
tanam bagian bawah umbi saja dan biarkan sisanya terlihat. Jika Anda mengubur
seluruh umbi, dia akan mati dengan cepat.
BONUS
Tanaman
Air Cryptocoryne beckettii

Dan
tanaman akuatik cantik terakhir adalah Cryptocoryne becketii.
Daunnya menjadi coklat tua dengan warna ungu di bagian bawah. Seperti banyak
Cryptocoryne lainnya, warna dan bentuk daunnya sangat bergantung pada kondisi
lingkungan di akuarium. Perairan yang lebih hangat dan lampu yang lebih terang
dapat berperan menentukan penampilan spesies satu ini.
Ini adalah satu-satunya tanaman dalam daftar ini yang tidak
disarankan diberi pencahayaan kuat karena dapat membakar dan mengubah warna
daunnya. Pencahayaan moderat dengan air yang sedikit basa dengan pH antara
5,5-8 lebih dianjurkan. Suhu air cukup fleksibel, asalkan tidak berubah dengan
cepat.
Sering disebut water trumpet, tanaman ini dapat ditemukan di
sebagian besar toko aquascape sebagai tanaman latar depan. Tanaman ini juga
cocok untuk area tengah (mid-ground) karena daun dan batangnya bisa mencapai 15
cm tingginya. Sebagian besar tanaman latar depan berada di bawah 7-10 cm.
Pertumbuhannya lambat, butuh beberapa minggu bagi tanaman
ini untuk menguatkan cengkeraman akarnya. Mereka tumbuh sangat mudah bahkan di
air sadah. Substratnya harus berupa campuran tanah dan kerikil halus. Jika Anda
membelinya dalam pot, Anda dapat menggunakan pupuk tanaman karena akarnya
seringkali tidak mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan dari gravel akuarium
standar.
Sumber info : https://gerava.com/jenis-tanaman-air-populer-untuk-akuarium-atau-aquascape/
Komentar
Posting Komentar